Logika TKD adalah kemampuan menilai hubungan antarpernyataan secara konsisten. Fokusnya bukan menebak opini paling masuk akal, tetapi memilih kesimpulan yang benar berdasarkan informasi yang diberikan.
Pola yang sering keluar
- Silogisme: hubungan semua, sebagian, dan tidak ada.
- Implikasi: jika A maka B, lalu cek kondisi yang cukup dan perlu.
- Analitis: mengurutkan orang, jadwal, atau syarat berdasarkan petunjuk.
- Konsistensi pernyataan: mencari opsi yang tidak bertentangan dengan informasi awal.
Cara mengerjakan
Ubah kalimat panjang menjadi simbol singkat. Tandai kata kunci, lalu uji tiap pilihan satu per satu. Jangan memakai pengetahuan luar kecuali soal memang meminta konteks umum.
Yang perlu diingat
- Baca kuantor seperti semua, sebagian, tidak ada, hanya, dan jika.
- Pisahkan fakta dari asumsi. Kesimpulan harus mengikuti premis.
- Untuk sebab akibat, cek apakah hubungan benar-benar dinyatakan atau hanya terasa berkaitan.
- Pernyataan terlalu mutlak sering salah jika premisnya terbatas.
- Gunakan diagram sederhana untuk relasi kelompok.
Soal di bab ini
Kerjakan di kertas dulu, lalu baca pembahasannya. Kunci ada di pembahasan, bukan di pilihan.
Soal 1
Semua peserta yang lolos administrasi mengikuti tes daring. Sebagian peserta tes daring mengikuti pelatihan mandiri. Kesimpulan yang pasti benar adalah...
- A.Semua peserta pelatihan mandiri lolos administrasi
- B.Sebagian peserta yang lolos administrasi mengikuti pelatihan mandiri
- C.Semua peserta yang lolos administrasi mengikuti tes daring
- D.Tidak ada peserta tes daring yang mengikuti pelatihan mandiri
- E.Semua peserta tes daring lolos administrasi
Pembahasan. Jawaban C. Premis pertama langsung menyatakan semua peserta yang lolos administrasi mengikuti tes daring. Premis kedua tidak cukup untuk menyimpulkan hubungan pasti lain.
Catatan menjawab
Jika bingung, coret opsi yang menambah informasi baru tanpa dasar.
Untuk soal urutan, buat tabel posisi sebelum melihat pilihan.
Jangan menyamakan sebagian dengan sebagian besar.
Katalog sumber RBB BUMN Ariva