TKP
6 menit baca3 contoh soal

Antiradikalisme

Antiradikalisme di TKP menjaring pengetahuan, sikap, dan tindakan saat berhadapan dengan ekstremisme. Pilih opsi yang menolak kekerasan dan kebencian, melindungi konstitusi, dan memakai saluran resmi, bukan main hakim.

Kembali ke materi belajar

Kisi-kisi SKD merumuskan anti radikalisme sebagai upaya menjaring pengetahuan, kecenderungan sikap, dan tindakan saat menanggapi stimulus. Yang dicari: kamu menolak ideologi kekerasan, menjaga Pancasila, dan merespons ancaman lewat hukum, bukan balas dendam.

Apa yang diuji

Kamu bisa diberi kasus: selebaran kebencian di kantor, rekan yang mengajak kajian tertutup anti-Pancasila, hoaks teror, atau tekanan untuk memusuhi pemeluk agama lain. Opsi 5: tolak, amankan bukti secara wajar, laporkan ke pihak berwenang, jaga keselamatan, dan jangan memperbesar panik.

Sikap yang konsisten

  • Tidak menyebarkan konten kebencian, meski 'supaya orang tahu bahayanya' tanpa konteks resmi.
  • Tidak menuduh seagama atau sesuku sebagai teroris.
  • Tidak membiarkan simbol atau ajakan kekerasan di ruang layanan publik.
  • Tetap ramah ke warga yang tidak bersalah. Jangan geser antiradikalisme jadi diskriminasi.

Pencegahan vs penindakan

Kalau masih wacana yang meresahkan di kantor: tegur, laporkan internal, dokumentasikan. Kalau ada ancaman kekerasan, rencana, atau tindak pidana: polisi. ASN bukan intel liar. Kelebihan semangat tanpa wewenang merusak hukum dan HAM.

Jebakan umum

  • Opsi kekerasan balasan ('kita hajar saja').
  • Opsi menyensor semua perbedaan pendapat sebagai teror. Kritik kebijakan yang sah bukan radikalisme.
  • Opsi diam total saat ada ajakan kekerasan di meja kerja.
  • Opsi menyebar identitas tersangka di medsos.

Poin kunci

  • Radikalisme yang dimaksud TKP: sikap/ideologi yang mendorong kebencian, kekerasan, atau penggantian dasar negara di luar konstitusi.
  • Pancasila dan UUD adalah filter. Ajakan mengganti dasar negara dengan kekerasan ditolak tegas.
  • Pembiaran (diam, 'bukan urusan saya') skor rendah jika ada ancaman nyata di lingkungan kerja.
  • Main hakim, persekusi, atau menyebar fitnah ke orang yang baru dituduh juga salah.
  • Saluran: atasan, pengawas internal, Polri, BNPT sesuai konteks. Jangan grup gosip.
  • Edukasi dan dialog untuk pencegahan. Penegakan hukum untuk tindak pidana.

Contoh soal

Soal 1

Kamu menemukan selebaran di ruang staf yang mengajak mengganti Pancasila dengan kekerasan. Tindakan terbaik adalah...

  1. A. Membagikan ke grup keluarga agar ramai dibahas
  2. B. Membiarkan karena kebebasan berpendapat mutlak
  3. C. Mengamankan barang bukti secara wajar, melapor ke atasan dan saluran yang berwenang, serta tidak menyebarkan isinya
  4. D. Menginterogasi semua rekan seagama penyebar yang kamu duga
  5. E. Membalas dengan selebaran ancaman tandingan

Pembahasan: Ajakan kekerasan terhadap dasar negara bukan kebebasan berpendapat yang dilindungi. Laporan resmi dan tidak memperluas sebaran adalah sikap antiradikal yang tertib.

Soal 2

Rekan mengajakmu ke forum yang menolak pemilu dan membenarkan kekerasan 'demi agama'. Respons terbaik adalah...

  1. A. Ikut sekali agar tidak dibilang pengecut
  2. B. Menolak, menjelaskan bahwa kekerasan dan perongrongan konstitusi tidak bisa diterima, dan melaporkan jika ada ancaman nyata
  3. C. Merekam diam-diam untuk dipamerkan di TikTok
  4. D. Memukul rekan itu di tempat
  5. E. Mengajak seluruh kantor memboikot ibadah rekan tersebut

Pembahasan: Penolakan tegas plus jalur resmi. Persekusi dan kekerasan balasan justru meniru pola yang ditolak. Ekspos medsos bukan prosedur.

Soal 3

Warga dari kelompok yang sedang distereotipkan sebagai 'radikal' datang mengurus izin. Perilaku yang benar adalah...

  1. A. Menolak layanan untuk berjaga-jaga
  2. B. Memeriksa berkas lebih ketat secara sewenang-wenang tanpa dasar
  3. C. Melayani sesuai standar yang sama, dan tetap waspada hanya jika ada indikator ancaman yang konkret sesuai prosedur
  4. D. Mempublikasikan namanya di papan pengumuman
  5. E. Meminta warga pindah keyakinan dulu

Pembahasan: Antiradikalisme bukan diskriminasi layanan. Kewaspadaan mengikuti prosedur dan fakta, bukan stereotip. Kesamaan hak tetap berlaku.

Tips menjawab soal

  • Eliminasi opsi kekerasan, persekusi, dan stereotip kelompok dulu.
  • Dari sisa, pilih yang menolak ajakan + memakai saluran resmi + menjaga layanan tetap adil.
  • Kritik biasa ≠ radikalisme. Soal yang hanya berisi unjuk rasa damai tidak boleh dijawab dengan 'tangkap semua'.
  • Jika ada ancaman, keselamatan orang lebih dulu, lalu laporan, lalu komunikasi resmi.

Sudah paham materinya?

Uji pemahaman dengan bank soal topik Antiradikalisme. Jawaban dan pembahasan langsung terlihat.

Latihan Antiradikalisme

Cakupan TKP

Soal SKD
45
Ambang batas
166

Materi TKP lainnya

ringkasan-skd-cpns